25 September
PPNI Komisariat PRO EMERGENCY peduli korban banjir 2014

Sudah 2 pekan lamanya banjir melanda berbagai daerah di Indonesia. DKI Jakarta sebagai ibukota negara tidak luput dari kepungan banjir yang mengakibatkan ribuan orang mendadak menjadi pengungsi perkotaan karena  rumah mereka tenggelam. Sebagai bentuk kepedulian kemarin Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Komisariat Pro Emergency, bekerjasama dengan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI), Yayasan Mitra Umat dan Universitas Indonesia (UI) Peduli bersama-sama melakukan bakti sosial di SDN Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah konsultasi dan pengobatan gratis bagi korban banjir yang mengungsi di SDN Kebon manggis. Selain itu diadakan acara "Trauma Healing" bagi anak-anak korban banjir agar bisa tetap belajar dan bermain meski sedang terkena musibah.

 Meski banjir perlahan surut, sampai dengan saat ini diperkirakan sekitar 600 orang pengungsi masih bertahan di SDN Kebon Manggis. Hal ini karena isu kiriman banjir akan kembali datang karena hujan terus mengguyur daerah Bogor dan sekitarnya. Saat ini pintu air Katulampa masih dalam status siaga II. Hal ini mengundang kekhawatiran para pengungsi karena beberapa hari sebelumnya para pengungsi sudah kembali kerumah masing-masing namun dikejutkan oleh kedatangan air yang tiba-tiba sehingga memaksa untuk kembali ke tempat pengungsian.

Seperti pada bencana banjir sebelumnya para pengungsi kebanyakan mengalami penyakit kulit, ISPA, diare dan kelelahan. Selain itu para pengungsi terutama anak-anak mengalami stress sosial yang diakibatkan oleh perubahan pola hidup sehubungan dengan tempat tinggal seadanya di daerah pengungsian dan banyaknya pengungsi yang hidup bersama-sama. Selain pengobatan fisik, para pengungsi juga membutuhkan therapi motivasi dan psikologis dari orang-orang yang ahli dibidang tersebut.