26 September
Pro Emergency dan IEDRF Kerahkan Tim Bantuan Medis Aksi Massa 212

Jakarta, proemergency.com. Jumat, 02 Desember 2016 lalu, Pro Emergency bekerjasama dengan Indonesian Emergency and Disaster Relief Foundation (IEDRF) mengerahkan ambulans sebanyak 2-unit serta 15-relawan bantuan medis pada aksi massa 02 Desember 2016 atau lebih kenal Aksi Massa 212. Tim Medis Pro Emergency dan IEDRF tergabung dalam koordinasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI. Bantuan medis ini dikerahkan mengingat estimasi aksi massa yang akan hadir pada saat itu akan mencapai jutaan massa. Massa yang hadir pada aksi 212 tersebut lebih banyak dibandingkan pada aksi massa sebelumnya (04 November 2016) atau lebih dikenal Aksi Massa 411. Menurut republik.co.id,  massa yang hadir pada 02 Desember 2016 mencapai hampir 4 juta jiwa. Sementara pada aksi 04 November 2016, massa yang hadir berada di kisaran angka 2 juta.

Berbeda dengan Aksi Massa 411, Aksi Massa 212 berjalan lebih tertib, lancar dan berakhir lebih awal. Pada aksi massa 411, banyak peserta aksi yang datang ke posko kesehatan kami dengan berbagai keluhan, mulai dari sesak, kelelahan, penurunan kesadaran, hypoglikemia, dislokasi, hingga masalah kesehatan lansia (hipertensi, diabetes melitus). Beberapa memerlukan tindakan rujukan ke rumah sakit terdekat (RS. Budhi Kemuliaan). Terlebih setelah pukul 18.00 WIB, situasi mulai tidak kondusif hingga terjadinya insiden peledakan gas air mata dari pihak polisi. Banyak peserta aksi yang memerlukan bantuan medis dengan keluhan sesak napas dan mata perih. Banyaknya korban yang datang ke posko kami juga dipengaruhi oleh faktor lokasi posko kami yang sangat dekat dengan titik orasi, yaitu terletak di depan Gedung Radio Republik Indonesia (RRI). Sementara di Aksi Massa 212, tidak ada peserta aksi yang mengeluh gangguan kesehatan datang ke posko kami. Banyak faktor dari hal tersebut, diantaranya adalah suasana aksi yang lebih tertib dan kondusif, massa berdatangan untuk sholat jum'at dan berdoa bersama serta durasi aksi yang pendek, yaitu sejak pagi hari hingga pukul 13.00 WIB. 

Posko Pro Emergency dan Tim IEDRF berada di area sekitar patung kuda. Salah satu unit ambulans Pro Emergency seharusnya ditempatkan di area VIP, di dalam monas. Namun dikarenakan massa datang lebih awal dan beberapa faktor lainnya, sehingga ambulans kesulitan untuk memasuki area monas.

Di Aksi Massa 212, tim medis Pro Emergency dan IEDRF juga turut membantu tim logistik Aksi Damai 212 dalam membagikan makanan dan air mineral. Makanan dan air mineral tersebut dibagikan secara gratis kepada seluruh peserta aksi damai. Hal tersebut sangat penting bagi kesehatan para peserta aksi damai untuk menjaga agar tetap berenergi dan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Kegiatan lainnya adalah membersihkan sampah di sekitar posko demi menjaga kebersihan lingkungan. Karena kami menyadari bahwa kebersihan merupakan pangkal dari kesehatan. 

(hellda)